Saya mempunyai grup dimana isinya teman-teman dan senior SMA yang mempunyai visi yang sama menjadi ibu-ibu yang hebat untuk anak-anaknya.
Dua hari yang lalu, kami membahas tentang tips tinggal dengan mertua karena ada dua anggota grup ini yang saat ini tinggal dengan mertua. Nah berikut resume diskusi kami terkait tips dan trik tinggal bersama mertua.
"Surga itu diliputi perkara-perkara yang dibenci (oleh jiwa) dan neraka itu diliputi perkara-perkara yang disukai syahwat.”(HR. Muslim)
Allah paling tau, apa yang suka bikin kita ga sabar, apa yang bikin kita ga ikhlas. diujilah kita dg itu
Berikut tips tinggal bersama mertua :
1. Komunikasi dg Suami jika ada perbedaan pengasuhan antara mertua dan qt
2. Konsisten atas kesepakatan pengasuhan anak.
Jika dlm kesepakatan tsb mengarah ke pengasuhan dari mertua (berbeda dg cara pengasuhan qt), doa minta sm Allah, biar Allah yg bimbing, pasrahkan sm Allah krn sebagus dan semodern apapun pola asuh qt ke ank, meski dg berbagai riset terkini, kl dipaksakan dan ada hati ibu yg skt, ridha Allah ilang
3.Membuat area bermain sndr utk ank (misal di kamar) shg anak bebas bermain jika dlm kondisi mertua sukanya rmh rapi, tdk berantakan
4.Jika antara qt dan suami terbiasa sprt partner sdgkn mnrt mertua,Suami itu raja maka qt lakukan sj apa yg jd kesepakatan dg Suami (misal ttp sprt partner), qt cuek saja,lempeng
5.G curhat ke Suami ketika lg kres dg mertua krn dikhawatirkan suami di pihak yg bingung mw bela siapa,,kl pun ingin curhat ke Suami, buat kesepakatan di awal kl "ini hny sekedar cuhat,,Suami ttp hrs netral"
6.Kl lg kesel,inget2 trs bahwa mertua lbh berhak atas suami drpd qt
7.Bljr no reken, ra nggubris segala baper yg ada
8.Mencari kegiatan di luar rmh sm anak utk nenangin otak ketika lg kres sm mertua
9.Stlh terjadi kres sm mertua,bsknya bersikap sprt biasa namun usahakan utk minta maaf
10.Melihat hal positif tinggal bersama mertua
11.Diem apapun komentar mertua atas apa yg qt lakukan, g usah debat, g ada untungnya
12.Belajar jd org yg masabodo
13.Masak meskipun hasilnya krg memuaskan mnrt mertua
14.Belikan sesuatu utk mertua biar kl mertua mangkel terobati dg hadiah dari qt
Kajian ust Syafiq Basalamah dg tema kajian adlh akhlak dlm rmh tangga
Salah satunya memang suami harus pintar2 menjaga perasaan istri n ibu, sebaiknya tdk tinggal dlm 1atap (contoh dr Rasulullah yg tdk tinggal 1 atap dgn Fatimah setelah Fatimah menikah) jika harus dlm 1 atap, usahakan beda Dapur(beda lantai) jika tdk bisa maka ingatkan istri dan ibumu utk terus saling bersabar. Baiknya sering2lah memberi hadiah kpd ibu mertua, memuji dan mengingatkan suami utk mengutamakan hak ibuny
Qt hrs pinter jaga ati,positif thinking,ngalah,bs ngendalikan diri,berlagak cuek
15.Lbh srg diem (cari aman) kl mood lg g enk dprd nyakitin,,jd lah pendengar setia,,kl mood lg enak, sekedar iseng tanya ini itu. Jdkn si kecil sbg pengalih perhatian smbl skl2 diajakin ngobrol ke utinya misal "uti dksh donk" atw "situ mnt tlg ke uti" jd interaksinya g scr lgsg
16.Ada sunnah "ngungkit amalan qt saat berdoa sm Allah" misal doa gn "Ya Allah, q kn udah berusaha sabar,ngalah,ikhlas,mudahkanlah ngedidik anak2ku jd anak sholeh sholehah,itu aja deh tukerannya"
17.Agar batin g tertekan krn ngempet,sll ngalah,baper,dll, carilah pengalihan pikiran dan pengalihan kegiatan
18.Kl mertua lagi manjain suami dg makanan minuman dll..jgn baper..jgn merasa jd istri yg ga berguna, lempeng aja lah. lumayan meringankan tugas
19.Komitmen dg Suami utk bersikap netral
20.Posisikan diri di posisi mertua (sudut pandang coba disamakan)
Sebagaimana meme berikut
Si menantu curhat ama psikolog misalnya ttg dia tertekan dengan mertuanya...betapa dia tersiksa, betapa dia didzalimi oleh mamernya...betapa si menantu inginkan mertuanya segera meninggal saking bencinya
lalu psikolog itu kasih obat dan bilang gini "ini racun untuk mertuamu, tapi kerjanya lambat...dalam prosesnya kamu harus berlaku baik padanya, dengarkan ceritanya, jadilah sahabat baiknya, supaya tidak ketahuan" (tidak untuk dicontoh naudzubillah)
trus mantu yang udah kepalng dipenuhi kebencian ini manut kasih racun itu tiap hari...
dia jadi baik ama mertuanya, banyak melakukan kegiatan bersama, jadi pendengar terbaik mertuanya, berusaha jadi sahabat terbaiknya...
lalu tiba-tiba perasaannya berubah, benci jadi sayang, karna dia bisa lebih mengerti mamernya,
lqlu dia dtg k psikolog itu sambil menangis...dia sadar dia salah..gimana cara menghentikan pengaruh racun itu..ternyata selama ini dia ga mengerti mertuanya yang juga sebenarnya sayng dengannya, masalah sudut pandang...
psikolog itu jawab "tenang aja..itu cuma vitamin c kok"
yang bisa diambil pelajaran dr meme yg rada ekstrim ini adalah masalah sudut pandang. coba posisikan kita sebagai beliau, misal
klo mertua dr kecil.banjir perhatian kasih sayang, tiba tiba semua org di sekliling meninggal..cuma tinggal anak laki dan mantu yang cuek
betapa inginnya diperhatikan, disayangi, dibutuhkan
Jumat, 31 Maret 2017
Our Family Project _ Hari ke 4
Pada hari ke 4 ini tidak ada persiapan spesifik. Hanya melakukan sounding ke anak kami untuk mau berbagi mainan dengan anak bunga. Ekpresi si kecil pun senang karena akan ada teman bermainnya. semoga pada saat bunga belajar mengaji, si kecil mau bermain bersama dengan anak-anak bunga.
#TantanganHariKe4
#Level3
#MyFamilyMyTeam
#KuliahBunsayIIP
#TantanganHariKe4
#Level3
#MyFamilyMyTeam
#KuliahBunsayIIP
Label:
bunda sayang,
Ibu Profesional,
IIP,
My family my team
Our Family Project _ Hari ke 3
Harusnya laporan ini ditulis kemarin namun kemarin saya lupa menuliskannya disini karena kemarin kami ikutan kegiatan Tim SC.
Pada hari ke3, saatnya kami beres-beres ruang tamu untuk persiapan belajar Ngaji bunga. Saya dan Suami mengangkat sofa dan memindahkannya ke kamar belakang saat anak kami masih terlelap tidur.
Kemudian kasur kami bentangkan di sebelah karpet di ruang tamu sehingga areanya semakin luas dan nyaman untuk bermain para balita.
Suami pun punya ide untuk mendownload video upin dan ipin sebagai alternatif jika para balita lagi bosan bermain.
Dan flashdisk berisi video upin dan ipin pun sudah tertancap manis di tv.
Alhamdulillah selesai sudah beres-beresnya. Semoga para balita bisa diajak kompromi dengan sibuk bermain ketika bunga belajar mengaji.
#TantanganHariKe3
#Level3
#MyFamilyMyTeam
#KuliahBunsayIIP
Pada hari ke3, saatnya kami beres-beres ruang tamu untuk persiapan belajar Ngaji bunga. Saya dan Suami mengangkat sofa dan memindahkannya ke kamar belakang saat anak kami masih terlelap tidur.
Kemudian kasur kami bentangkan di sebelah karpet di ruang tamu sehingga areanya semakin luas dan nyaman untuk bermain para balita.
Suami pun punya ide untuk mendownload video upin dan ipin sebagai alternatif jika para balita lagi bosan bermain.
Dan flashdisk berisi video upin dan ipin pun sudah tertancap manis di tv.
Alhamdulillah selesai sudah beres-beresnya. Semoga para balita bisa diajak kompromi dengan sibuk bermain ketika bunga belajar mengaji.
#TantanganHariKe3
#Level3
#MyFamilyMyTeam
#KuliahBunsayIIP
Label:
bunda sayang,
Ibu Profesional,
IIP,
My family my team
Kamis, 30 Maret 2017
Our Family Project _ Hari ke2
Kami melakukan diskusi untuk mencari cara mengkondisikan 2 anak balita bunga dan anak kami saat bunga belajar Ngaji. Dan kami pun punya ide yg sama, kursi ruang tamu untuk sementara ditaruh di dalam kamar sehingga ruang tamu terasa lebih luas dan semua mainan anak kami ditaruh di ruang tamu sehingga 2 anak balita bunga dan anak kami bisa sibuk bermain di saat bunga belajar Ngaji.
Oke, masalah ini sudah ada solusinya. Selanjutnya kami lakukan sounding ke anak kami kalau lusa ada teman main ke rumah, "nanti main bareng ya sama temannya. Bunda mau ngajarin tante bunga".
Begitulah kami sounding-sounding setiap saat.
Harapannya anak kami bisa asyik main dengan 2 anak balita bunga.
#TantanganHariKe2
#Level3
#MyFamilyMyTeam
#KuliahBunsayIIP
Oke, masalah ini sudah ada solusinya. Selanjutnya kami lakukan sounding ke anak kami kalau lusa ada teman main ke rumah, "nanti main bareng ya sama temannya. Bunda mau ngajarin tante bunga".
Begitulah kami sounding-sounding setiap saat.
Harapannya anak kami bisa asyik main dengan 2 anak balita bunga.
#TantanganHariKe2
#Level3
#MyFamilyMyTeam
#KuliahBunsayIIP
Label:
bunda sayang,
Ibu Profesional,
IIP,
My family my team
Rabu, 29 Maret 2017
Our Family Project _ hari pertama
Kami tinggal di komplek dmn ada tetangga kami yg muallaf dan ingin bisa membaca Al Qur'an. Teringat materi matrikulasi tentang misi hidup kita ditempatkan di suatu tempat. Dan aha, saya berpikir mungkin ini tujuan Allah menempatkan saya tinggal di kompleks ini, mengajari tetangga saya tersebut.
Saya pun menceritakan tentang tetangga yang muallaf tersebut kepada Suami saya, minta izin untuk mengajari Ngaji. Dan Suami saya sangat menyetujui :)
Tetangga kami, sebut saja bunga (bukan nama sebenarnya), punya 2 anak balita. Yg kami pikirkan adalah bagaimana cara mengkondisikan 2 anak balita bunga dan anak kami saat bunga belajar Ngaji?
#TantanganHariKe1
#Level3
#MyFamilyMyTeam
#KuliahBunsayIIP
Saya pun menceritakan tentang tetangga yang muallaf tersebut kepada Suami saya, minta izin untuk mengajari Ngaji. Dan Suami saya sangat menyetujui :)
Tetangga kami, sebut saja bunga (bukan nama sebenarnya), punya 2 anak balita. Yg kami pikirkan adalah bagaimana cara mengkondisikan 2 anak balita bunga dan anak kami saat bunga belajar Ngaji?
#TantanganHariKe1
#Level3
#MyFamilyMyTeam
#KuliahBunsayIIP
Label:
bunda sayang,
Ibu Profesional,
IIP,
My family my team
Sabtu, 11 Maret 2017
Melatih kemandirian - 10
Kemarin saya libur tidak masak dan kami pun sarapan di luar (bungkus tapi makan di rumah). Pagi-pagi saya dan Maryam keluar beli bubur ayam kemudian kami kembali ke rumah dan menyantapnya. 1 bungkus untuk saya dan 1/2 bungkus untuk Maryam.
Kami makan bareng dan saya sangat excited, Maryam lahap makan sendiri dan habis. Alhamdulillah.
Saat itu saya lupa tidak mengambil foto karena saya lapar berat :D dan juga sangat excited nya saya melihat Maryam bisa makan sendiri dan habis. I'm very happy :D
#Level2
#KuliahBunSayIIP
#MelatihKemandirian
Kami makan bareng dan saya sangat excited, Maryam lahap makan sendiri dan habis. Alhamdulillah.
Saat itu saya lupa tidak mengambil foto karena saya lapar berat :D dan juga sangat excited nya saya melihat Maryam bisa makan sendiri dan habis. I'm very happy :D
#Level2
#KuliahBunSayIIP
#MelatihKemandirian
Label:
bunda sayang,
Ibu Profesional,
IIP,
Melatih Kemandirian
Melatih Kemandirian - 9
Tidak seperti makan cemilan yang selalu habis dengan makan sendiri, kami membiarkan Maryam makan makanan berat (nasi dan lauk) sendiri sebisanya. Jika di tengah jalan, Maryam udah tidak mau makan sendiri, saya pun melanjutkan makannya dengan menyuapinya.
Untuk menghindari banyak tumpahan makanan di lantai, saya membeli perlak yang digunakan alas ketika Maryam makan sendiri. Dengan santainya, Maryam menikmati makan sendiri baik dengan sendok kemudian dengan tangannya dan balik lagi dengan sendok. Ada beberapa butir-butir nasi berjatuhan. Sekali lagi tidak apa-apa karena ini proses :)
#Level2
#KuliahBunSayIIP
#MelatihKemandirian
Untuk menghindari banyak tumpahan makanan di lantai, saya membeli perlak yang digunakan alas ketika Maryam makan sendiri. Dengan santainya, Maryam menikmati makan sendiri baik dengan sendok kemudian dengan tangannya dan balik lagi dengan sendok. Ada beberapa butir-butir nasi berjatuhan. Sekali lagi tidak apa-apa karena ini proses :)
#Level2
#KuliahBunSayIIP
#MelatihKemandirian
Label:
bunda sayang,
Ibu Profesional,
IIP,
Melatih Kemandirian
Langganan:
Komentar (Atom)
