Sabtu, 11 Maret 2017

Melatih Kemandirian - 6

Pempek adalah makanan khas palembang dan merupakan makanan favorit Maryam. Kami menggunakan makanan favorit Maryam sebagai sarana untuk melatih kemandiriannya dalam hal makan sendiri.
Saya tawarkan pempek kemudian saya potong kecil-kecil (saya masih khawatir kalau tanpa dipotong kecil-kecil karena tekstur pempek yang agak kenyal-kenyal keras).
Dan Alhamdulillah Maryam mau makan sendiri dengan duduk dan habis :)
#Level2
#KuliahBunSayIIP
#MelatihKemandirian


Melatih Kemandirian - 5

Baju Maryam kami taruh di lemari box plastik. Lemari tersebut terdiri dari 4 laci. Laci pertama dan kedua dari atas berisi baju-baju Maryam yang tertata rapi dan laci yang ketiga juga berisi baju Maryam namun tidak tertata. Kenapa? Karena laci ketiga ini mudah dijangkau Maryam dan agar Maryam bebas belajar pakai baju sendiri.
Berikut adalah salah satu foto Maryam telah memakai baju sendiri. Kadang bener kadang kebalik, gak papa, semua ini proses :)
#Level2
#KuliahBunSayIIP
#MelatihKemandirian



Melatih Kemandirian - 4

Melanjutkan latihan kemandirian ke 3 yaitu makan sendiri. Kali ini latihannya adalah makan cemilan berat sendiri yaiti mie.
Kami membeli mie sayur non msg yang aman dikonsumsi anak-anak. Mie ini kami beri sebagai cemilan atau bagi makanan anak ketika kami lagi ingin makan mie instan jadi dia pun juga makan mie tapi mie non msg.
Maryam (panggilan anak kami) suka dengan mie ini dan sangat excited. Awalnya tumpah-tumpah mie nya dan lama-lama semakin pandai nyendokinnya.
#Level2
#KuliahBunSayIIP
#MelatihKemandirian



Melatih Kemandirian - 3

Bisa makan sendiri adalah salah satu latihan kemandirian ke anak. Kami melatih anak untuk mau makan sendiri dengan bertahap. Pada awalnya adalah makan camilannya tanpa disuapin, dengan duduk, dan sampai habis.
Kami siapkan camilan semenarik mungkin agar dia senang dan mau makan sendiri.
Tidak butuh waktu lama untuk melatih ini :)
#Level2
#KuliahBunSayIIP
#MelatihKemandirian


Melatih kemandirian - 2

Latihan kemandirian yang kedua untuk anak kami adalah "melipat". Ya, setiap kali saya mengambil jemuran cucian yang sudah kering, saya selalu mengajak anak saya untuk ikut melipat meski pada awalnya dia malah "mengacak-ngacak" hasil lipatan saya :"
Tapi bagi saya itu bukan jadi masalah. Saya biarkan dia dengan melihat cara saya melipat baju. Untuk hari-hari selanjutnya, dia pun mulai ikutan melipat meski lipatannya tidak terlalu rapi. Dan beberapa hari yang lalu dengan bangganya, dia menunjukkan cara dia melipat.

#Level2
#KuliahBunSayIIP
#MelatihKemandirian

Melatih kemandirian - 1

Tantangan bulan ini adalah melatih kemandirian baik untuk pasangan, anak, atau pun diri sendiri. Tapi kali ini, saya mengambil tantangan ini untuk anak saya. Ya, saya melatih kemandirian anak agar anak bisa mandiri. Itu harapan saya dan Suami.
Kami melatih kemandirian anak dengan cara mencontohkan kepada anak. Saya nyapu di depan anak, saya belikan sapu kecil agar mau ikutan nyapu. Dan benar, setiap kali saya nyapu, dia minta sapu kecilnya.
Pada suatu hari, saya sedang masak di dapur. Anak saya bermain di garasi dan dia mengambil sapu dan sekrop kemudian mulai bergaya untuk nyapu.
Alhamdulillah, 1 latihan kemandirian udah berhasil tumbuh di hatinya.
#Level2
#KuliahBunSayIIP
#MelatihKemandirian



Sabtu, 18 Februari 2017

Komunikasi Produktif

Tiap hari kita selalu melakukan komunikasi, baik komunikasi dengan anak, Suami, keluarga, teman, tetangga, dan lain-lain. Namun ada hal yang lupa dari komunikasi tersebut yaitu produktivitas. Nah dari materi pertama IIP tentang komunikasi produktif, banyak sekali hal-hal yang bisa membuat kita berkomunikasi menjadi lebih produktif.
Kita diajari bagaimana cara berkomunikasi dengan orang. Tiap orang beda-beda cara berkomunikasinya karena tiap orang beda-beda cara penangkapannya.
Dengan mempelajari materi komunikasi produktif ini, saya pribadi menjadi tidak "baper"an kepada Suami, saya sudah lebih tahu sekarang bagaimana cara berkomunikasi dengan Suami sehingga bisa lebih produktif lagi sehingga tidak terjadi kesalahpahaman kecil. Kepada anak pun seperti itu, saya menjadi lebih mengenal cara komunikasi dengan anak.
Dan dari tantangan 10 hari, membuat kami menjadi tertuntut dan terbiasa untuk melakukan diskusi setiap harinya sehingga hal-hal kecil bisa dikomunikasikan satu sama lain.
Komunikasi sangat penting jadi kita harus bisa mengkondisikan cara berkomunikasi dengan orang lain.
Terima kasih IIP😍
 
Serba Serbi Coretan Faza Gamsahamnida Blogger Template